Memasuki tahun 2015 saya seperti mendapatkan wangsit aneh. Seperti ada dorongan yang bukan dari diri saya sendiri supaya berjuang untuk bisa tinggal di Jepang. Tapi saya baru saja jalan-jalan ke sana di tahun sebelumnya jadi mungkin itu cuma "kangen" yang mendadak muncul saja. Tapi kalau merefleksikan kembali momen tersebut, bisa juga itu naluri saya untuk "melarikan diri" dari hal-hal tidak enak yang bermunculan beberapa tahun ke depan. Di tahun ini saya masuk kepala 3. Tuntutan pekerjaan di kantor semakin besar dan saya diberi kepercayaan untuk menjadi lead. Freelance tetap saya ambil. Selama masih bisa dan selama proyek nya saya suka, rasanya pamali kalau menolak pekerjaan. Seiring bertambahnya tanggung jawab dan jam lembur, tanpa saya sadari saat itu ada stress yang menumpuk. Perlahan tapi pasti kondisi badan saya menurun. Awalnya batuk yang tidak berhenti-berhenti. Kemudian diikuti sakit kepala dan meriang yang tidak berkesudahan. Badan selalu merasa k...